BERBICARA TENTANG PEMILIHAN UMUM DEWASA INI



Jujur saja aku baru memiliki hak pilih 3 tahun di belakangan ini, tapi sejak SD entah mengapa aku suka sekali mengamati tingkah polah calon-calon pemimpin bangsa ini. dulu yang ku tahu pemimpin bangsa hanyalah presiden dan wakil nya namun semakin kesini aku semakin tau bahwa ada deretan orang-orang di belakang nya yang juga memiliki pengaruh besar untuk kemajuan bangsa ini.
                Aku sering berfikir.. jika aku di beri kesempatan untuk memilih salah satu calon pemimpin negeri ini, atau pun calon pemimpin daerah, harus dari sisi mana dan harus melalui apa  aku menilai mereka?
-          Apa aku harus menilai nya dari media masa? Tapi faktanya semua kebaikan yang selama ini kita lihat di sosial media dan lain sebagai nya tidak lebih dari sekedar pencintraan untuk mendapat dukungan, sementara setelah mereka terpilih apa yang terjadi? Mereka lupa akan janji yang di dembar-gembor kan nya.
-          Apa dari prestasi dan riawayat Ia memimpin? Orang bisa saja berubah terlebih ketika Ia berada di atas dan menjadi penguasa, dari mana aku menyimpulkan ini? dari yang sudah-sudah dan seringkali terjadi.
-          Apa harus dari pendekatan nya pada masyarakat? Menjelang pemilu mereka berbondong-bondong menghampiri kami memberikan uang, sembako, atau hal lain nya yang dapat menarik dukungan masyarakat, tapi darimana kami bisa tau itu tulus atau tidak? Mereka melakukan itu karena ada maunya, ingin di pandang baik dan pilih, tapi setelah terpilih? SIAPA YANG TAU
Lantas harus dari sisi mana aku menilai? Sulit sekali untuk membedakan mana kebaikan mana keburukan, mana ketulusan mana kemunafikan, mana yang benar mana yang salah, SEMUA KEBENARANNYA TERTUTUP DONGENG KARANGAN MEDIA MASA, DONGENG YANG MEMBUAT RAKYAT TERTIDUR LELAP DAN MIMPI INDAH NAMUN KETIKA MEREKA TERBANGUN SEMUA SUDAH TERLAMBAT.. L
 Sadarkah mereka kami tidak mengenal mereka, bukan sodara, bukan kerabat, bukan pula teman ataupun sahabat, tapi kami memberikan hak pilih kami pada mereka dan menyerahkan nasib daerah dan bangsa ini di tangan mereka, bagaimana bisa? Karena kami mencoba percaya. SEKARANG GILIRAN MEREKA MEMBUKTIKAN APAKAH MEREKA DAPAT MENJAGA KEPERCAYAAN KAMI ATAU TIDAK.

BISIKAN DALAM KEHENINGAN (Part 2)

Aku masih ingat jelas hari itu, ya.. hari di mana aku baru beberapa hari bersekolah di SD Pertiwi, ya.. di sana lah aku bersekolah, sekolah yang terletak di dekat area perumahan tua peninggalan jaman belanda, maklum saja kakek ku adalah seorang veteran yang dulu pernah ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Jadi mulai dari ayah ku, kakak-kakak ku dan aku bersekolah di tempat yang sama. 
“hai.. salam kenal nama ku Helena, nama kamu siapa?” sapa seorang anak kecil berpakaian jadul itu mengejutkan ku yang sedang terdiam sendiri sambil memandangi lingkungan sekolah, aku tidak tau siapa dia pakaian yang ia kenakan mirip seragam sekolah ku, walaupun ada detail yang sedikit berbeda dan terlihat sudah usang seperti sudah lama di kenakan “ha,,hai.. aku flora” jawab ku terbata-bata sambil tersenyum. “emmhh.. kamu ko sendirian aja sih? Aku temenin boleh?” Helena kembali bertanya sambil berusaha mengakrabkan diri pada ku. “boleh ko.. aku murid baru di sini, baru beberapa hari jadi aku belum punya temen, aku malah seneng kalo ada yang mau nemenin, kalo kamu udah berapa lama di sini?” tanya ku pada Helena “mau aku kasih tau satu rahasia gak? Sebenernya aku udah lama ada di tempat ini bahkan mungkin sebelum kamu lahir” jawab nya dengan senyuman kecil yang membuat ku merinding. “gak mungkin.. jangan becanda deh, usia kamu aja sekarang hampir sama sama aku” jawab ku keheranan, Helena hanya tersenyum mendengar sanggahan ku. “eh.. udah waktu nya masuk kelas tuh, kamu masuk gih aku mau pulang dulu” ujar Helena mengalihkan pertanyaan ku.. “hah? Pulang emang kamu gak mau masuk sekolah? Terus ngapain kamu pake seragam?” tanya ku semakin heran, dan lagi-lagi ia tidak menjawab ia hanya tersenyum sambil beranjak pergi, “tunggu..!! rumah kamu di mana atau kalo aku mau ketemu kamu aku harus kemana?” tanya ku sambil berteriak menghentikan langkah nya yang mulai menjauh.. “datang aja ke sana, dan aku akan nemuin kamu di sana” jawab nya sambil menunjuk kearah perumahan tua di belakang sekolah, tanpa banyak tanya lagi aku pun beranjak menuju kelas ku, namun tak tau kenapa rasa nya aku ingin sekali menoleh kebelakang untuk melambai kan tangan kepada Helena sebelum berpisah, namun ketika aku berbalik dia sudah menghilang entah kemana, “cepat sekali jalan nya” kata ku dalam hati.  
Satu minggu telah berlalu sejak pertemuan ku saat itu dengan Helena, tapi aku masih saja penasaran tentang sosok nya yang misterius, hingga rasa penasaran ku membuat ku mengatakan kebohongan kecil pada ibu ku, “bu.. hari ini kan hari minggu tapi flora ada tugas kelompok dari bu guru, boleh ya flora pergi ke rumah temen flora? Sebentaaarrr aja” Pinta ku dengan polos, “boleh sayang.. tapi pulang nya jangan kesorean ya? Emang nya rumah temen kamu di mana? Nanti biar ibu anter”.. jawab ibu ku khawatir,, “g..g..gak usah bu Flora berangkat sama intan ko, anak tetangga kita itu, terus nanti juga ada temen-temen flora yang lain” sanggah ku, “ohh.. ya udah.. hati-hati ya?” ujar ibu ku, “ia, flora berangkat ya bu? Assalamu’alaikum”,, “wa’alaikum Salam” pagi itu kepergian ku mengakhiri percakapan ku dengan ibu.  
Sesampai nya di lokasi perumahan tua dekat sekolah, “Helena..!! Helena..!!” teriakan ku memangnggil –manggil Helena, aku tidak tau harus mencari nya kemana dari sekian banyak rumah yang ada di area perumahan tersebut, tapi ternyata teriakan ku mengagetkan para pemilik perumahan tersebut. “kamu nyari siapa dek?” tanya seorang nenek tua menghampiri ku “saya mencari Helena nek? Nenek kenal gak? Dia gadis kecil kira-kira seumuran saya, kulit nya putih dengan rambut sepundak, mata nya coklat dan berhidung mancung” tanya ku pada nenek itu, “nenek kurang tau dek, setau nenek kebanyakan warga yang tinggal di lingkungan perumahan ini kebanyakan orang tua dan lansia, kalopun ada anak-anak pasti cucu dan anak-anak mereka yang sedang menjenguk, mungkin teman mu itu sudah pulang, memang nya kapan kamu bertemu dia?” nenek itu kembali bertanya pada ku, “emhh sekitar satu minggu yang lalu, dia bilang kalo saya mau ketemu dia saya harus datang kesini tapi dia tidak menunjukan rumah nya” jawab ku, “satu minggu yang lalu itu tanggal berapa ya?” nenek itu terus bertanya, 16 juli 2002 nek, memang nya kenapa nek? Tanya ku penasaran, “tt..t.. tidak,tidak apa-apa, lebih baik kamu pulang anak kecil seperti kamu tidak baik jalan-jalan sendirian” ucap nenek itu menasehati ku sambil terbata-bata seperti orang yang ketakutan, “ia nek saya nanti pulang makasih ya nek” jawab ku, nenek itu pun beranjak pergi meninggalkan ku.“Pergilah…pergilah..” sebuah suara mendesah seolah membisik dekat di telinga ku hingga membuat ku ketakutan, maklum saja saat itu aku belum menyadari kemampuan yang ku miliki hingga aku belum terbiasa dengan semua bisikan itu. Aku pun langsung beranjak pergi dengan sesal yang amat sangat di hati ku karena telah berbohong kepa ibu ku, dan aku pun belum mendapat jawaban tentang SIAPA HELENA SEBENAR NYA..??
(Bersambung)…. 

BISIKAN DALAM KEHENINGAN (Part 1)

Pagi ini aku kembali mendengar bisikan itu, bisikan yang seolah-olah memerintahkan ku untuk melakukan sesuatu.. aku tidak pernah tau dari mana asal suara itu dan sejak kapan suara-suara aneh itu mulai mengikuti ku, yang ku ingat suara itu mulai menemani ku sejak aku duduk di bangku sekolah dasar..
Sebelum aku bercerita lebih jauh izin kan aku untuk memperkenalkan diri ku terlebih dahulu, nama ku Flora begitu lah orang-orang akrab memanggil ku, aku mahasiswi semester 4 di sebuah perguruan tinggi, usia ku belum genap 19 tahun, dan di usia ini ada rahasia yang sudah aku simpan bertahun-tahu lama nya yang akan mulai ku bagi pada kalian..
Semua  bermula dari kebiasaan ku yang suka menyendiri, mungkin lebih tepat nya terbiasa sendirian, sejak kecil orang tua ku telah melatih ku untuk mandiri dan memenuhi hidup ku dengan berbagai macam aturan ya.. seperti orang tua pada umum nya, mereka melakukan itu atas dasar kasih sayang, dan aku pun selalu mencoba meyakini nya, namun fakta nya hingga saat ini, hingga usia ku hampir menginjak 19 tahun, tak banyak kisah hidup ku yang aku cerita kan pada keluarga ataupun orang tua ku, alasan nya sederhana hanya karena “rasa takut” ya.. takut, takut di marahi ataupun membebani.. selain itu aku orang yang sulit berbaur, aku memang mempunyai banyak teman tapi hanya segelintir orang yang dapat di jadikan sahabat, dan banyak hal lagi yang sering kali memposisikan ku dalam kesendirian..
Di dalam keheningan banyak hal yang bisa ku dengar,, mulai dari hembusan angin yang seolah mengelus tubuh ku, gemericik tetesan air yang seolah alunan musik di telangi ku, hingga suara jam yang terus berdetak menemani malam sepi ku.. di keheningan pula telinga ku mulai beradaptasi dengan suara-suara yang mungkin tidak pernah bisa di dengar oleh telingga orang normal pada umum nya, ya.. sebuah bisikan, mungkin kesunyian telah membuat telinga ku peka terhadap suara-suara tersembunyi yang berbalut kesunyian itu.. (Bersambung..)

Puisi Tanpa Judul

Tuhan.. aku terjebak dalam pencarian panjang
sebuah  pencarian tentang makna kehidupan
tentang yang ada kemudian menghilang
dan tentang seperti apa aku di masa depan..

Tuhan.. sungguh aku tak pernah kehilangan keyakinan
namun, aku hanya kehilangan kebanggaan..

Bukan.. Bukan kebanggaan akan ke Esaan dan keagungan mu
bukan pula kebanggaan atas nikmat iman dan islam ku
hanya saja... aku kehilangan kebanggaan terhadap diri ku..

Aku bagaikan burung dalam sangkar
yang tidak bisa terbang
dan di paksa untuk berenang..
bagai ikan yang harus hidup di daratan
atau layak nya burung yang harus menyelami lautan...

lalu siapa yang bisa menjawab pertanyaan ku..??
sebenarnya aku siapa..? ikan itu atau kah burung itu?
apa yang dapat seekor ikan laku kan di daratan..??
dan apa yang akan seekor burung temukan di lautan??


SEBUAH PESAN DARI SENYUM YANG HILANG

Hai.. apa kabar hati? Apakah kau telah sembuh dari luka yang menyayat mu setiap detik nya? Apakah kau masih ingatpada ku? Ya.. aku adalah teman lama mu, dulu saat engkau merasakan bahagia aku selalu setia menemani mu setiap waktu berada di wajah nya, dan tau kah kau wahai hati? Orang-orang amat menyukai ku ketika aku menampakan diri di wajah nya, orang-orang bilang aku membuat nya terlihat manis, orang-orang bilang aku dapat membawa kebahagiaan, masih ingat kah kau siapa nama ku? Ya.. aku lah “SENYUMAN”, senyuman yang kini hilang di gerus permasalahan dan tersingkirkan oleh air mata kesedihan.
Tau kah kau wahai hati? Aku rindu menghiasi wajah gadis itu, aku rindu mempercantik wajah sendu itu, aku rindu saat di mana orang-orang memuji nya karena hadir ku.. wahai hati jika boleh aku meminta, berhentilah bersedih agar air mata tak hadir di wajah nya kemudian menyingkirkan ku, hilangkan lah segala keluh kesah mu maka aku akan berusaha melawan air mata itu dan menguatkan mu dengan hadir ku.
Saat kamu berada dalam kerapuhan jadikan lah iman sebagai pegangan mu, saat kamu berada dalam keraguan genggam lah keyakinan untuk terus melangkah bersama mu, saat kamu berada dalam kelelahan jadikan lah ikhlas sebagai penguat mu, dan saat kamu sedang berkeluh kesah jadikan lah syukur sebagai pelipur lara mu, jika semua itu telah ada pada mu maka aku tidak akan pernah menghilang lagi dari wajah nya, aku akan selalu ada menghiasi wajah sendu nya, menutupi mata sayu nya, dan membawa bahgia pada diri nya.
Wahai hati.. kurasa sudah cukup ku sampai kan pesan ku pada mu, maaf kan aku karena aku tidak bisa bertahan lama di wajah nya, tapi tenang saja aku akan kembali menemui mu dan hadir di wajah nya saat semua hal yang aku sebut kan pada pesan ku tadi telah ada dan melekat padamu, selamat berjuang wahai hati, sampai jumpa..
Sebuah pesan dari ku,
😊😊😊😊😊😊

Senyum yang hilang

INTROVERT (Part 1)

Introvert

Jika pada postingan sebelum nya kita telah membahas tentang apa itu karya tulis, kali ini saya akan mencoba membuat sebuah karya tulis.  Sesuai dengan tema gambar di atas saya akan membuat sebuah tulisan tentang Introvert. Kenapa harus tentang introvert..?? setelah membaca cerita ini maka kalian akan tau jawaban nya.. 


KENALI AKU TERLEBIH DAHULU
Hai.. perkenalkan aku adalah seorang introvert,, apa nama itu asing di telinga kalian? Ya.. aku maklumi karena memang tidak semua orang tau istilah itu.. jika kalian belum tau biar ku beri tahu..
                Introvert adalah sebutan bagi orang yang berkepribadian penyendiri, tidak suka di keramayan memendam segalanya dalam angan dan imajinasi nya, orang semacam ini pemikir dia bukan tidak bisa bicara bukan pula tidak bisa bertindak dan bukan pula tidak bisa berkomunikasi, hanya saja orang-orang semacam ini lebih meikirkan matang-matang apa yang akan ia katakan, apa yang akan ia perbuat dan apa dampak nya bagi diri dan lingkungan nya...
                Heemmhh.. pasih sekali aku menjelas kan nya.. ;-) jangan heran, karena jika tidak pernah mengalami aku tidak akan serta merta berbicara. Ya inilah aku entah benar atau tidak lambat laun aku mulai merasa bahwa diri ku memang seoarang introvert, aku lebih suka sendiri dengan berbagai imajinasi di otak ku daripada aku berada di tengah-tengah banyak orang sementara aku di anggap seolah-olah tidak ada, aku lebih suka menuangkan semua yang ku rasakan dalam bentuk tulisan daripada aku bicara panjang lebar sementara orang lain belum tentu mendengarkan nya, aku sulit berteman dan bergaul dengan orang yang tidak sepaham dengan ku, mungkin aku lancar berinteraksi dengan mereka tapi untuk mengakrabkan diri itu sangat sulit, itu sebab nya untuk orang-orang introvert sebuah perbedaan bisa menjadi jurang pemisah yang kecil kemungkinan nya untuk bisa di lalui, dan sebelum bergaul seorang introvert cenderung mengamati terlebih dahulu, jika lingkungan tersebut terlihat baik di mata nya dan dapat di mengerti oleh akal dan fikiran nya baru ia akan berbaur..
Awal nya aku pun tidak tau istilah apa yang dapat di gunakan untuk semua kebiasaan ku itu, minderr?? Jelas perasaan itu sering kali ku alami, hingga saat ini aku mengetahui istilah dari semua kebiasaan ku itu, dan yang mengalami tidak hanya aku tapi banyak orang mengalami nya.. oleh karena itu aku membuat tulisan ini untuk semua orang yang pernah mengalami minder, malu, kurang PD dan lain sebagai nya seperti apa yang sering ku rasakan karena masalah kebiasaan yang introvert ini dan melalui kisah-kisah hdup ku ini lah aku akan mulai berbagi..









KARYA TULIS, JENIS DAN CIRI-CIRI NYA

Seperti sudah kita ketahui setiap manusia di lahirkan dengan berbagai kelebihan, ada bakat yang memang sudah di miliki sejak lahir, ada juga bakat yang berasal dari hobi kemudian terus di cari dan di gali hingga menjadi suatu kelebihan yang tidak semua orang memilikinya.
pertanyaan nya adalah bagai mana jika usia kita sudah dewasa tapi belum juga menemukan minat dan bakat yang cocok untuk kita, ya.. seperti hal nya saya. tapi ada 1 hal yang saya sukai sejak kecil ya itu menulis, walaupun saya tidak mahir dalam hal ini tapi saya sangat suka mempelajari nya, menulis dapat menjadi satu alternatif ketika tidak mampu mengungkapkan semuanya dalam bentuk kata-kata. jadi untuk kalian di luar sana yang mungkin juga pernah merasakan apa yang saya rasakan, jika kalian tidak bisa mengungkap kan semuanya dalam bentuk kata-kata mulai menulis saja, jangan ragu, awal nya mungkin hanya untuk diri sendiri, tapi siapa tau suatu saat itu bisa menjadi sebuah karya. 

Nah.. sebelum kita menulis sebuah karya tulis seperti cerpen, novel, puisi, karangan, dan lain sebagai nya, sebaik nya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu karya tulis dan seluk beluk nya.
Pertama-tama kita akan mulai dengan pengertian karya tulis...

A.     Pengertian Karya Tulis

Terdapat beberapa pengertian tentang karya tulis, yakni;
1.    Salah satu media komunikasi tertulis adalah karangan atau karena terbentuk tulisan maka dinamakan karya tulis. Setiap gagasan yang diungkapkan ke dalam bentuk tulisan dinamakan karya tulis.
2.    Karya tulis adalah karangan yang mengetengahkan hasil pikiran, hasil pengamatan, tinjauan dalam bidang tertentu yang disusun secara sistematis. Karya tulis juga dapat dikatakan tulisan yang membahas masalah tertentu berdasarkan pengamatan secara sistematis dan terarah
.

B.     Jenis-Jenis Karya Tulis

Jenis-jenis  karya tulis terbagi kedalam dua yakni karya tulis ilmiah dan karya tulis non ilmiah.

1.    Karya tulis ilmiah

Karya tulis ilmiah adalah karangan yang berisi gagasan ilmiah yang disajikan secara ilmiah serta menggunakan bentuk dan bahasa ilmiah. Karya tulis ilmiah mengusung permasalahan keilmuan. Materi yang dituangkan dalam tulisan ilmiah berupa gagasan-gagasan ilmiah, baik berupa hasil kajian ilmiah maupun hasil-hasil penelitian yang disajikan dalam karya tulis ilmiah. Gagasan-gagasan itu merupakan gambaran perkembangan ilmu pengetahuan yang terekam dalam tulisan ilmiah.Secara lebih singkat, karya tulis ilmiah merupakan karangan yang menyajikan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah dan ditulis dengan metodologi yang benar
.

2.    Karya tulis nonilmiah

Karya nonilmiah adalah karangan yang tidak mengikuti kriteria penyajian fakta dan tidak mengikuti metodologi penulisan yang benar. Jika fakta yang disajikan dalam karya tulis ilmiah merupakan fakta yang bersifat umum. Sedangkan fakta yang disajikan dalam karya tulis nonilmiah ini adalah fakta yang disajikan berupa fakta pribadi yang bersifat subjektif.Dari kedua uraian diatas tentang jenis karya tulis, perbandingan karya tulis ilmiah dan karya tulis non ilmiah dapat dilihat sebagai berikut;
                Karya Tulis Ilmiah
            Karya Tulis Nonilmiah
      Fakta Umum
       Fakta Pribadi (Khusus)
      Metodologi Penulisan Ilmiah
       Model Penulisan Beragam
      Kebenarannya Dapat Dibuktikan
       Bersifat Subjektif



C.      Ciri-Ciri Karya Tulis


1.      Ciri-ciri karya tulis secara umum


a.Logis. Karya tulis dikatakan logis apabila data, argumen, penjelasan yang dikemukakan  diterima oleh akal.

b.Sistematis. Karya tulis dikatakan sistematis apabila setiap permasalahan yang diuraikan disusun secara teratur, runtut, dan tidak tumpang tindih.
c.Obyektif. Karya tulis dikatakan obyektif apabila alasan , keterangan, penjelasan dan uraian-uraian yang dikemukakan sesuai apa adanya.


2.Ciri karya tulis ilmiah

Berdasarkan kajian terhadap cara penyajian karya tulis ilmiah dapat diungkapkan bebrapa karakteristik karangan ilmiah sebagaimana dinyatakan dalam Weisman (1961:44-61), Brotowidjojo (1993:58-63), Keraf (1983:57), dan Suherli (1996:183-200).

a. Menyajikan fakta, yaitu berupa fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah dengan mengikuti metodologi penulisan yang benar.
b.Di dalam karya ilmiah disajikan definisi. Metode penyajian definisi sebagai karakteristik karangan ilmiah meliputi metode eksplikasi, analisis, deskripsi, ilustrasi, perbandingan, analogi , eliminasi dan etimologi.
c.Karangan ilmiah menguraikan permasalahan dengan abstrak, jelas/lengkap, objektif, bernalar dan konseptual.
d.Karya ilmiah menerapkan teori-teori yang dapat dilakukan secara logis, spesifik atau faktual.

e.         Dalam karangan ilmiah disajikan pemecahan masalah yang dilakukan dengan cara deduksi, induksi atau berproses.
Sedangkan ciri-ciri karya tulis ilmiah (menurut W. Paul Jones) :

1. Menyajikan fakta
2.Cermat dan jujur ( accurate and truthful )
3.Tidak memihak ( disinterested )
4.Sistematis
5.Tidak bersifat haru ( not emotive )
6.Mengesampingkan pendapat yang tak berdasar ( unsupported opinion )
7.Sungguh-sungguh ( sincere )
8.Tak bercorak debat ( not argumentative )
9.Tak bernada membujuk ( not directly persuasive )
10.Tidak berlebih-lebihan


3.Ciri-ciri karya non-ilmiah :


a.Ditulis berdasarkan fakta pribadi
b.Fakta yang disimpulkan subyektif
c.Gaya bahasa konotatif dan populer
d.Tidak memuat hipotesis
e.Penyajian dibarengi dengan sejarah
f. Bersifat imajinatif
g.Situasi didramatisir
h.Bersifat persuasive
i. Tanpa dukungan bukti.


D.Contoh Karya Tulis


Contoh karya tulis ilmiah :

1.Laporan penelitian
2.Skripsi
3.Tesis
4.Disertasi


Contoh karya tulis nonilmiah :

1.Dongeng
2.Novel
3.Cerpen
4.Drama



Sampai di situ dulu ya pembahasan kita tentang karya tulis, semoga bermanfaat.. :-)

Sumber:http://chetarmembaha.blogspot.co.id/2012/12/pengertian-jenis-dan-ciri-karya-tulis.html

BERBICARA TENTANG PEMILIHAN UMUM DEWASA INI

https://www.youtube.com/watch?v=86UdpAV0Mj8 Jujur saja aku baru memiliki hak pilih 3 tahun di belakangan ini, tapi sejak SD entah me...